Archive for December, 2007

Membuat Web Server Sendiri

Wednesday, December 19th, 2007

Hi all, pingin nulis lagi tapi bingung mo nulis apa. Iseng-iseng bikin topik tentang webserver. Apa sih webserver itu? secara jelasnya webserver adalah server yang digunakan agar sebuah web itu berjalan dengan semestinya. Webserver berbeda dengan file server. Dimana tentunya web server dapat menjalankan berbagai macam halaman web. Dari sekadar html, php, asp dan lainnya.

Di bagian ini, yang akan dibahas tentunya yang free, jadi tanpa biaya untuk sekadar lisensi. Untuk webserver kita gunakan Apache Webserver. Untuk melengkapi apache, alangkah baiknya jika menambahkan dukungan bahasa pemrograman serta database.

Sebenarnya selain apache, masih banyak aplikasi webserver lho. Contohnya IIS, xitami, jigsaw dan lainnya. Daftar aplikasi web server dapat di lihat di daftar web server.

(more…)

Membuat Personal Blog atau Website

Sunday, December 9th, 2007

BlogDulu, memiliki personal website terkesan eksklusif, jago IT. Tapi itu dulu, sekarang memiliki personal web sudah biasa. Hampir orang yang melek internet memiliki personal web. Dalam perkembangannya, personal web kalah dengan blog. Apa sih blog itu? blog itu apa yach… mungkin bisa googling sendiri tentang blog, soalnya disini gak akan dijelaskan tentang definisi blog.

Apa saja sih yang diperlukan untuk membuat personal web atau blog? yang pasti komputer dan internet. Dua hal itu mutlak harus ada di awal. Bisa sewa, bisa punya sendiri. Bisa juga fasilitas kantor :D

Selain itu apalagi? yang pertama domain. Domain ini adalah identitas kita, orang bilang ini adalah alamat internet. Alamat internet mirip dengan alamat rumah. Orang akan mencari kita terlebih dahulu harus tahu alamatnya bukan?

(more…)

Domain kowoy.web.id Expired

Monday, December 3rd, 2007

Berawal dari info sagie, temen se-geng di Inter Club Indonesia.

sagie1id: web lu kagak bisa dipake tuh
Mr. Sukowo: web yang mana? iye blm bayar kali
Mr. Sukowo: keterangannya apa?
sagie1id: not found gt deh
Mr. Sukowo: masa?
Mr. Sukowo: kowoy.web.id/blog masa not found
sagie1id: http://kowoy.web.id/galery
sagie1id: http 404 not found
Mr. Sukowo: dodols
Mr. Sukowo: http://kowoy.web.id/gallery
Mr. Sukowo: klo ini bisa gak? kowoy.web.id/blog
sagie1id: sama aja kaga bisa
Mr. Sukowo: masa? kok dr gue ok2 aja

Domain ExpiredMmm penasaran juga, akhirnya terlintas juga di pikiran, jangan-jangan expired. coba cek web proxy imsly ah, bener juga. Ternyata expired, sedangkan tampilan normal yang ada di PC ku dikarenakan ISPku belum refresh ke name server yang baru.

Dari hal ini ternyata PANDI, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia, telah berubah menjadi “tidak baik” lagi. Bayangkan, dr pemberitahuan 1 bulan sebelum 30 September 2007, sampai 30 Nopember 2007, web ku masih aktif. Namun sekarang pandi telah berubah.

Akhirnya sekarang normal lagi, setelah dilakukan pembayaran atas domain-domain yang expired.

Anti Rayap

Monday, December 3rd, 2007

Terinspirasi dari tulisan Priyadi tentang rayap tulisan ini hanya tentang barbagi informasi cara melindungi kayu dari rayap. Kalau kayu yang sudah terpasang terkena rayap, langkah pertama harus beli anti rayap. Namun masalahnya kita harus mengurut lokasi-lokasi kayu mana saja yang terkena rayap. Ini yang susah karena memang kayu sudah terpasang. Dari info, pengalaman yang kutahu, berdasarkan pengalaman orang secara tradisonal berikut beberapa cara mencegah rayap merusak kayu.

  • Rendam kayu dalam kubangan air, cara ini mampu menguatkan kayu. Sehingga kayu pun menjadi keras. Lebih baik lagi kalau dicampur dengan cairan teer. Ini banyak dilakukan oleh orang-orang dulu di daerah tegal dan sekitarnya. Saat ini sudah ada cairan anti rayap, lebih baik bila dicampurkan.
  • Gunakan minyak tanah untuk mencegah anti rayap, dioles sebanyak-banyaknya ke kayu yang akan digunakan.
  • Gunakan oli bekas, asalkan tukang disediakan pakaian ganti. Dan yang pasti kerja tukang menjadi lebih lama karena licin.
  • Gunakan obat anti rayap seperti lentrex dan sejenisnya.
  • Campuran minyak tanah dengan olibekas, atau minyak tanah denganlentrex juga manjur untuk meencegah rayap menggerogoti kayu.

Nah dari semua di atas, tergantung kita mau yang mana? lindungi kayu sedini mungkin terutama daerah yang tanahnya berayap. Atau jangan pakai kayu sekalian.

Beberapa artikel tetang rayap dapat di cari di google, coba ketikkan obat anti rayap.Salah satunya artikel tentang mencegah, membasmi dan mengendalikan rayap.

Hai Bocah, Apa Maumu?

Monday, December 3rd, 2007

Hari ini jalan agak tergesa-gesa, mengingat jam saat berangkat kerja menunjukkan angka 05:45. Setelah melajukan motor dengan kecepatan yang “semestinya”, akhirnya sampai pula di stasiun bojong gede. Alhamdulillah, kereta terlambat sehingga saat sampai di stasiun bojong gede, 05:55, kereta Bojong Gede Express belum datang.

Setelah membeli tiket, masuk ke stasiun, sekitar 2 menit kemudian ada orang berteriak, awas, minggir. Hmmm ada apa yach?Agh, ternyata anak kecil ada di rel kereta saat keretaBogor – Jakarta lewat. Untungnya seorang laki-laki (pemuda) baik hati menyelamatkannya. Namun apa yang terjadi? sang bocah kecil justru marah dan ngamuk. Begitu terlepas dari tangan sang pemuda, justru mau menabrakkan ke kereta yangsedang berjalan. Tak ayal orang lain pun akhirnya ikut andil mencegah tindakan sang bocah, termasuk aku. Setelah aman, anak kecil aku lepaskan dan dia akhirnya turun lagi ke rel. Selanjutnya, justru anak kecil menangis dan mencoba melempari batu termasuk ke arahku dan lainnya. Tak ayal, orang-orang pun meminta petugas mengamankan sang bocah kecil.

Apa sih sebenarnya yang engkau mau hai anak kecil? Berat niankah bebanmu menanggung hidup? Atau, atau, atau….

Aku pun tak habis pikir, engkau yang sepertinya baru berumur 9 atau 10 tahun, punya pemikiran seperti orang dewasa yang segera ingin mengakhiri hidup, ingin segera mengakhir “penderitaan” di dunia yang fana dan mungkin menurutmu kejam. Atau engkau memang ingin segera bertemu sang Khalik? Agar engkau dapat segera berbicara langsung denganNya? atau kau tak lagi percaya dengan orang-orang sekitarmu? Tak adakah yang peduli lagi padamu? padahal kamu lihat kami peduli dengan nyawamu.

Hai bocah, apa maumu?